Jumat, 23 Oktober 2015

Makanan Yang Mengandung Gas Tinggi

Makanan Yang Mengandung Gas Tinggi
Sendawa atau buang gas disebabkan oleh berlebihnya gas yang masuk saat mengkonsumsi makanan dan minuman ke dalam perut. Walhasil, saat gas dalam perut berlebih, akan dikeluarkan melalui sendawa atau kentut. Agar tak dibuat malu oleh sendawa dan kentut, ada baiknya Anda mengenal aneka makanan yang mengandung gas. Berikut di antaranya seperti dilansir Livescience

BUAH DAN SAYURAN BERSERAT TINGGI 


Kacang dan polong-polongan serta kebanyakan buah yang tinggi kadar seratnya dapat larut dengan mudah dalam air. Tapi serat larut ini tidak rusak hingga mencapai usus besar. Akibatnya, akan menyebabkan terbentuknya gas. Pastikan konsumsi jumlah serat yang masuk dapat dicerna tanpa menyebabkan kembung.
 

SAYUR DAN BUAH BERKADAR TEPUNG TINGGI 


Makanan berkadar tepung tinggi, seperti kentang, ubi, dan jagung, terkadang tidak bisa dicerna tubuh dengan baik. Sehingga menghasilkan karbondioksida, hidrogen yang dapat menyebabkan produksi metana, yang akan dikeluarkan dari rektum. Orang yang sering kembung punya jumlah dua bakteri yang tidak seimbang dalam usus besarnya. Salah satunya memproduksi hidrogen dan yang lain merusaknya.

 

BUNCIS DAN SAYURAN YANG MENGANDUNG RAFINOSA ATAU GULA KOMPLEKS 


Sebagian besar makanan yang mengandung karbohidrat dapat menyebabkan terbentuknya gas, khususnya yang mengandung gula kompleks. Gula ini bisa ditemukan dalam kacang-kacangan, lentil, kubis, brokoli, asparagus, kembang kol.
 

BUAH DAN MAKANAN YANG MENGANDUNG FRUKTOSA


Makanan yang mengandung gula fruktosa juga dapat menyebabkan kembung dan gas berlebih. Hampir sebagian besar buah masuk dalam kategori ini, seperti, kismis, buah ara, plum, anggur, nanas, apel, pisang, dan nangka. Fruktosa juga ada dalam buah-buahan kering, seperti peach dan aprikot yang dikeringkan, ceri kaleng, blueberry, serta kiwi. Bawang juga termasuk dalam kategori ini. 

 

BUAH YANG MENGANDUNG SORBITOL 


Buah seperti persik, pir, apel, dan plum mengandung gula yang memproduksi gas sorbitol. Sorbitol juga digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan diet yang bebas gula. Namun kandungan sorbitol bisa menyebabkan diare, kembung, dan nyeri akibat gas dalam perut. Yang paling parah adalah dapat menyebabkan dehidrasi.

Lokasi: Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar